Kamu pernah nggak sih ngerasa udah kerja keras, gajian, terus baru seminggu udah bingung duit lari ke mana? Terus pas lihat saldo rekening, rasanya pengen tarik napas panjang dan mikir, “Oke, gue harus mulai hidup hemat…” Tapi… hemat itu yang kayak gimana sih? Hemat banget malah dibilang pelit, boros dikit dompet langsung nyesek. Nah, di sinilah frugal living masuk dan ngajarin kita cara hidup hemat dengan cara yang sehat—nggak nyiksa, tapi tetap bijak.
Bukan Tentang Gak Belanja, Tapi Belanja dengan Cerdas!
Frugal living artinya hidup hemat tapi cerdas. Bukan sekadar ngirit, tapi tau cara pakai uang buat hal-hal yang penting. Frugal person bukan orang yang anti jajan atau nggak pernah nongkrong, tapi mereka tau kapan harus beli dan kapan harus tahan diri.
Ini semua soal punya prioritas keuangan yang jelas dan berani bilang “nggak” ke pengeluaran yang nggak sesuai tujuan hidup kamu
Siapa yang Cocok Menjalani Frugal Living?
Jawabannya? Semua orang. Entah kamu anak kuliahan yang lagi belajar ngatur uang bulanan, first jobber yang masih euforia gajian pertama, sampai orang tua muda yang mulai mikirin biaya sekolah anak—gaya hidup hemat ini cocok buat siapa aja yang pengen masa depan finansialnya lebih aman.
Apalagi kalau kamu yang ngerasa kondisi ekonomi sekarang makin bikin stres dan serba mahal. Harus banget mulai nerapin gaya hidup ini.
Kenapa Banyak Orang Mulai Pindah ke Frugal Living?
Jawabannya simpel: gaya hidup sekarang mahal banget. Harga kopi susu aja bisa setara sama makan siang. Banyak orang ngerasa pengeluarannya nggak sebanding sama pendapatannya.
Gaya hidup ini jadi solusi karena bantu kita menyaring mana yang benar-benar kebutuhan dan mana yang cuma keinginan sesaat. Plus, gaya hidup ini juga ngasih rasa kontrol atas keuangan kita sendiri—dan percaya deh, itu rasanya bikin tidur lebih nyenyak.
Kapan Waktu Terbaik Mulai Frugal Living?
Nggak ada istilah “terlambat” buat mulai. Tapi semakin cepat kamu mulai, semakin besar efeknya buat keuangan kamu.
Mulai dari sekarang pun bisa. Coba evaluasi pengeluaran minggu ini, tanya ke diri sendiri:
- Mana yang bikin senang tapi nggak worth it?
- Mana yang bisa dipotong tanpa bikin hidup jadi kayak di neraka?
Hidup frugal itu bukan berarti langsung berubah 180 derajat. Tapi pelan-pelan, satu kebiasaan kecil bisa jadi perubahan besar.
Gimana Cara Frugal Living yang Nggak Bikin Stres?
Nah, ini dia bagian pentingnya. Karena banyak orang gagal frugal karena mikir hemat itu harus menyiksa. Padahal, kalau caranya tepat, frugal living malah bisa bikin hidup lebih tenang.
Beberapa tips hidup hemat ala frugal living:
- Bikin anggaran bulanan yang realistis. Sisihkan buat kebutuhan, tabungan, dan hiburan. Ya, hiburan juga perlu.
- Beli barang karena nilai, bukan karena diskon. Kalau kamu beli karena “lagi promo”, coba pikir: kamu butuh atau cuma lapar mata?
- Masak di rumah lebih sering. Selain hemat, kamu juga bisa lebih sehat.
- Buat goal keuangan. Misalnya: punya dana darurat 3x pengeluaran, atau nabung buat liburan tanpa ngutang.
- Kurangi gaya hidup FOMO. Nggak harus ikut semua tren biar dibilang keren.
baca juga : aplikasi mengatur keuangan
Bedanya Frugal Sama Pelit?
Ini penting. Banyak yang salah kaprah.
- Frugal: tau cara menghargai uang, tapi tetap peduli sama kualitas hidup.
- Pelit: takut ngeluarin uang, bahkan buat hal penting atau bantu orang lain.
Kalau kamu lebih milih naik transportasi umum biar irit dan lebih ramah lingkungan, itu frugal. Tapi kalau kamu nolak patungan makan bareng temen padahal mampu, itu udah masuk wilayah pelit.
Frugal living ngajarin kita soal keseimbangan. Hidup secukupnya, bukan seadanya.
Manfaat Hidup Hemat dengan Frugal Living
Bukan cuma soal angka di rekening, tapi juga perubahan gaya pikir. Beberapa manfaat frugal living yang bisa kamu rasain:
- Lebih bebas dari stres keuangan.
- Punya tabungan dan dana darurat.
- Bisa mencapai tujuan finansial lebih cepat.
- Belajar menghargai apa yang udah kamu punya.
- Lebih mindful dalam belanja dan hidup.
Jadi, Frugal Living Itu Buat Kamu?
Kalau kamu pengen hidup lebih tenang, nggak selalu dikejar-kejar tagihan, dan punya masa depan yang lebih jelas—jawabannya: iya. Frugal living bukan tren, tapi cara hidup yang ngasih kamu kendali balik atas hidup dan dompetmu.
Dan ingat, frugal living bukan tentang nahan diri terus-terusan. Tapi soal prioritas. Kamu tetap bisa menikmati hidup, selama kamu tau batas dan tujuanmu.





